https://ojs.umitra.ac.id/index.php/JIGZI/issue/feed Jurnal Ilmu Gizi Indonesia (JIGZI) 2026-08-28T15:18:01+00:00 ADHI NURHARTANTO nurhartanto@umitra.ac.id Open Journal Systems <p style="text-align: justify; line-height: 1.6;"><strong>Jurnal Ilmu Gizi Indonesia (JIGZI)</strong> merupakan jurnal ilmiah yang menjadi wadah untuk menyebarluaskan hasil penelitian dan karya ilmiah yang ditulis oleh dosen, peneliti, mahasiswa, serta pa profesional lainnya di bidang ilmu gizi dan kesehatan. JIGZI menerbitkan artikel penelitian orisinal yang melalui proses <em>peer review</em> secara daring dan dilaksanakan secara ketat. Setiap naskah yang disubmit akan ditinjau oleh sekurang-kurangnya dua reviewer independen untuk memastikan kualitas, relevansi, dan integritas akademik dari artikel yang diterbitkan.<br>JIGZI diterbitkan dan dicetak oleh <strong>Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Mitra Indonesia</strong>. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan <strong>Maret dan September</strong> untuk setiap volumenya.</p> https://ojs.umitra.ac.id/index.php/JIGZI/article/view/1275 Gambaran Proses Penyelenggaraan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI), Kebersihan Lingkungan Ibu Balita, serta Hubungannya dengan Kejadian Diare 2026-08-28T15:16:50+00:00 Cica Sopia cicasopia05@gmail.com Widya Lestari Nurpratama widyalestarinurpratama@gmail.com <p>Kurangnya kebersihan lingkungan pada ibu dapat menyebabkan munculnya risiko diare pada anak, sehingga diperlukan perhatian khusus terkait kebersihan lingkungan. Penelitian ini untuk mengetahui gambaran proses penyelenggaraan makanan pendamping asi (mp-asi), kebersihan lingkungan ibu balita, serta hubungannya dengan kejadian diare di Puskesmas Cikarang. Penelitian ini merupakan penelitian pendekatan deskriptif non-eksperimen dengan desain penelitian ini adalah cross sectional. Subjek penelitian ditarik dari populasi dengan cara purposive sampling. Besar sampel 64 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel independen penelitian adalah karakteristik ibu (usia, pendidikan, pekerjaan, pendapatan keluarga) dan kebersihan lingkungan, sedangkan variabel dependen adalah kejadian diare. Jenis data yang digunakan kuantitatif. Pengumpulan data primer dilakukan wawancara langsung menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji statistik Chi-square. Terdapat hubungan antara pendidikan ibu dan pendapatan keluarga dengan kejadian diare (p &lt;0,05 ). Tidak terdapat hubungan antara usia ibu dan pekerjaan ibu dengan kejadian diare (p &gt;0,05). Tidak terdapat hubungan antara kebersihan lingkungan makanan pendamping ASI dengan kejadian diare (p &gt;0,05). Pendidikan ibu dan pendapatan keluarga secara signifikan berhubungan dengan kejadian diare pada anak.</p> 2024-12-04T10:32:40+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ojs.umitra.ac.id/index.php/JIGZI/article/view/1349 Hubungan Pendapatan dan Jumlah Anggota Keluarga dengan Tingkat Kecukupan Energi dan Protein pada Wanita Usia Subur (WUS) di Desa Babakan 2026-08-28T15:18:01+00:00 Khairima Putri khairimap30@gmail.com <p>Wanita usia subur (WUS) merupakan wanita yang berada pada rentang usia 15-49 tahun. Kelompok usia tersebut rentan terkena masalah gizi, terutama mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK) akibat kurangnya asupan energi dan protein. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pendapatan dan jumlah anggota keluarga dengan tingkat kecukupan energi dan protein pada wanita usia subur di Desa Babakan. Desain penelitian yang digunakan adalah <em>cross sectional</em> dengan subjek berjumlah 78 orang yang dipilih secara <em>purposive</em><em> </em><em>sampling</em>. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan menggunakan kuisioner dan <em>recall 1x24 hours</em>. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus-November 2023 di Desa Babakan, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Berdasarkan analisis data, diketahui bahwa sebagian besar pendapatan keluarga (Rp6.770.940,18±Rp9.919.880,13) dikategorikan sangat tinggi (&gt;Rp3.500.000) dan jumlah anggota keluarga (4±0,96) dikategorikan keluarga kecil (≤4 orang). Adapun TKE dan TKP wanita usia subur sebagian besar menglami defisit berat (&lt;70%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pendapatan dengan TKE (p&lt;0,05) yang memiliki koefisien korelasi (r) positif sangat lemah sebesar 0,241 (0,00&lt;(r)≤0,20). Sementara itu, tidak ada hubungan signifikan (p&gt;0,05) antara pendapatan dengan TKP serta jumlah anggota keluarga dengan TKE dan TKP.</p> 2024-03-05T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement##