Pengembangan Usaha Garam Beryodium Kelompok Harapan Baru Kedome (HBK)
Abstrak
Permasalahan utama Kelompok Harapan Baru Kedome (HBK) ini adalah keterampilan manajemen dan pengelolaan keuangan belum baik, manajemen pengemasan dan pemberian label pada produk belum dipahami, Jejaring kerjasama dengan pihak lain belum diketahui. Kondisi ini menyebabkan usaha kelompok ini menjadi tidak berkembang dengan baik. Hasil dari kegiatan ini dapat dilihat dari pelaksanaan setelah pelatihan dilakukan. Pengelolaan manajemen lebih baik, pencatatan transaksi keuangan dilakukan dengan baik pada buku khusus keuangan. Manajemen pengemasan dan pemberian label sudah dipahami, pengurusan ijin usaha masih sedang dilakukan agar produk garam yodium lebih luas pemasarannya dan dikenal oleh banyak pihak.Referensi
NTB jadi penyangga kebutuhan garam Nasional, 2019, www.bali.bisnis.com
NTB Siap Penuhi Kebutuhan Garam Nasional, 2016, http://agro.kemenperin.go.id
Petambak Garam Lombok Timur terancam gulung tikar, 2017, www.dutaselaparang.com
Diterbitkan
2020-04-10
##submission.howToCite##
wijayanto, sigit ary. (2020). Pengembangan Usaha Garam Beryodium Kelompok Harapan Baru Kedome (HBK). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1). https://doi.org/10.57084/andasih.v1i1.366
Bagian
Articles
.png)
.png)
