Fokus dan Ruang Lingkup

Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia (JIKSI) merupakan jurnal ilmiah yang menjadi media untuk menyebarluaskan hasil penelitian dan kajian literatur di bidang ilmu kesehatan, khususnya dalam bidang kesehatan masyarakat, keperawatan, dan gizi masyarakat.

Fokus dan Ruang Lingkup Jurnal:

  1. Keperawatan Dasar
  2. Keperawatan Medikal Bedah
  3. Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis
  4. Keperawatan Jiwa dan Kesehatan Mental
  5. Keperawatan Anak
  6. Keperawatan Maternitas
  7. Keperawatan Komunitas dan Keluarga
  8. Keperawatan Gerontik
  9. Manajemen Keperawatan
  10. Ilmu Kesehatan Masyarakat
  11. Manajemen Pelayanan Kesehatan
  12. Promosi Kesehatan
  13. Kesehatan dan Keselamatan Kerja
  14. Kesehatan Ibu dan Anak
  15. Epidemiologi Penyakit
  16. Kesehatan Lingkungan
  17. Ilmu Gizi
  18. Teknologi Pangan
  19. Gizi Klinik

Proses Peer Review

Setiap naskah yang dikirimkan akan ditinjau oleh sekurang-kurangnya dua orang peer reviewer melalui proses double-blind peer review, yaitu proses penelaahan dengan menjaga kerahasiaan identitas penulis dan reviewer.

Proses pengiriman naskah dilakukan melalui sistem Open Journal Systems (OJS) yang terdiri atas lima tahapan, yaitu: Mulai, Unggah Naskah, Masukkan Metadata, Unggah File Tambahan, dan Konfirmasi.

Proses penelaahan naskah dilakukan dalam waktu maksimal empat minggu setelah naskah ditugaskan kepada reviewer. Seluruh naskah yang masuk akan melalui pemeriksaan plagiarisme menggunakan perangkat lunak pendeteksi plagiarisme sebelum memasuki tahap peer review.

Naskah yang lolos pemeriksaan plagiarisme selanjutnya akan ditinjau oleh reviewer dan diproses oleh dewan editor. Berdasarkan hasil penelaahan, keputusan editorial terdiri atas empat kategori, yaitu: Diterima, Memerlukan Revisi, Dikirim Kembali untuk Ditinjau Ulang, atau Ditolak.

Naskah yang telah memenuhi standar akademik dan ketentuan publikasi jurnal akan disetujui untuk diterbitkan.

Kebijakan Akses Terbuka

Jurnal ini menyediakan akses terbuka secara langsung terhadap seluruh kontennya. Kebijakan ini didasarkan pada prinsip bahwa penyediaan hasil penelitian secara bebas kepada masyarakat dapat mendukung pertukaran pengetahuan yang lebih luas secara global.

Sejarah Jurnal